21 Aug 2020

Cara Merencanakan Keuangan

 

Bandung – Setelah memahami definisi perencanaan keuangan, lantas muncul pertanyaan perihal cara merencanakan keuangan yang baik dan benar, termasuk untuk nasabah BPR (Bank Perkreditan Rakyat). Padahal, perencanaan di bidang keuangan merupakan langkah awal untuk menjalani kehidupan yang realistis dan berkualitas. Selain itu, dengan memahami cara-cara ini, mungkin hidup Anda menjadi lebih aman dan tenang.

 

Cara Merencanakan Keuangan yang Baik dan Benar

Secara umum, ada 3 metode perihal cara-cara perencanaan di bidang keuangan. Sebelum mempelajari ketiganya, sebaiknya pahami bahwa merencanakan tidak berarti mengurangi pengeluaran saat Anda melakukan pengelolaan. Akan tetapi, perencanaan membantu seseorang untuk mengalokasikan dana tertentu untuk hal-hal penting berdasarkan skala prioritas. Lantas, bagaimana metode perencanaan yang baik dan benar?

 

1. Metode Pertama: Merencanakan Secara Detail

Metode pertama yang sebaiknya dipelajari ialah bagaimana cara merencanakan secara detail. Tips keuangan ini dilakukan melalui aplikasi atau secara manual. Biasanya, perencanaan anggaran yang dimaksud kerap memanfaatkan bantuan Aplikasi Money Lover, Microsoft Excel atau Google Sheets. Tujuannya untuk mempermudah pencatatan setiap transaksi, mulai dari pemasukan hingga pengeluaran selama 1 tahun.

Kemudian, putuskan pengeluaran-pengeluaran tertentu yang dapat dikurangi dalam rentang waktu tersebut. Selain itu, menghitung penghasilan setiap bulan ikut dilakukan, tetapi perhitungan ini dipotong dengan pajak penghasilan. Nah, jangan lupa mencatat biaya tetap atau biaya yang menjadi tanggungan untuk dibayar. Biasanya berupa biaya sewa, hutang, atau cicilan.

Selanjutnya, jangan lupa perihal biaya variabel dalam tips keuangan, yakni biaya dengan nominal yang dapat diubah sesuai kebutuhan, seperti biaya makan. Dari biaya ini, Anda dapat menemukan besar biaya untuk tabungan, misalnya menabung di BPR Bahtera Masyarakat. Langkah terakhir adalah membandingkan pemasukan yang tidak termasuk pajak dengan pengeluaran setiap bulan.

 

2. Metode Kedua: Mengaplikasikan Perencanaan

Setelah merencanakan keuangan secara detail, sekarang Anda harus mengaplikasikan perencanaan tersebut. Sebaiknya, pengaplikasian dilakukan dengan memprioritaskan pembiayaan tanggungan. Kemudian, jika terjadi surplus penghasilan, Anda dapat menabung di BPR Bahtera Masyarakat untuk memperoleh berbagai benefit. Selain itu, tidak ada salahnya mengalokasikan surplus untuk investasi deposito di dunia perbankan.

Nah, surplus juga dapat dipakai untuk bersenang-senang sesuai tips-tips keuangan. Akan tetapi, pemakaian surplus menjadi jauh lebih bijak untuk menabung, melunasi hutang, berinvestasi, dan lain-lain. Namun, bukan berarti perencanaan keuangan mampu menjamin kesehatan finansial untuk selamanya, sebab defisit dapat terjadi kapan pun akibat berbagai faktor, seperti inflasi.

Dengan demikian, Anda perlu mempertimbangkan untuk mengubah kebiasaan buruk dalam pemakaian anggaran. Misalnya, mengurangi anggaran untuk kebutuhan sekunder atau bahkan kebutuhan tersier. Jangan lupa untuk mencatat setiap transaksi, baik pemasukan atau pengeluaran untuk pemenuhan kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang.

 

3. Metode Ketiga: Konsisten

Intinya, jangan sampai perencanaan yang dibuat susah payah hanya berlaku untuk satu atau dua bulan saja, melainkan upayakan konsisten memakainya. Hal ini dapat dilakukan dengan meninjau anggaran setiap bulan. SelainĀ  itu, jika terjadi perubahan nominal pemasukan atau mengalami penambahan tanggungan, maka jangan ragu untuk mengubah perencanaan sesuai tips-tips keuangan.

Jika merasa kesulitan untuk melaksanakan perencanaan dengan baik, pakailah alat bantu tertentu. Di sisi lain, Anda juga bisa melibatkan lembaga perbankan yang dipercaya masyarakat, seperti BPR untuk berkonsultasi atau memanfaatkan pelayanan perbankan yang lain. Jika sudah, beri hadiah untuk diri Anda sendiri.

Nah, demikian cara-cara perencanaan finansial yang baik dan benar. Jadi, jangan lupa memperhatikan perihal perencanaan, kemudian pengaplikasian, dan yang terakhir adalah bersikap konsisten. Selain itu, libatkan BPR dalam merencanakan keuangan yang Anda lakukan, sebab lembaga perbankan ini memberi berbagai benefit yang menggiurkan.